
Malang, 27 Februari 2026 — Kegiatan Dongeng Al Kisah kembali menghadirkan momen penuh makna. Kali ini, Kak Ulfa tampil memukau dengan membawakan cerita berjudul “Aisyah Rajin Berpuasa.” Mengusung konsep interaktif dan edukatif, acara ini sukses mengajak anak-anak belajar tentang nilai ibadah, pengenalan angka dalam bahasa Arab, hingga menyanyi bersama dengan penuh semangat.
Sejak acara dimulai, suasana sudah terasa berbeda. Anak-anak duduk rapi dengan wajah antusias menanti kisah yang akan dibawakan. Kak Ulfa membuka kegiatan dengan sapaan ceria yang langsung disambut tawa riang. Tak lama kemudian, muncullah boneka kesayangan bernama Gery yang menjadi sahabat kecil dalam setiap sesi dongeng.
Kisah Aisyah yang Menginspirasi Anak untuk Belajar Berpuasa
Cerita “Aisyah Rajin Berpuasa” mengangkat tema sederhana namun sarat makna. Aisyah digambarkan sebagai anak yang penuh semangat menjalani puasa meski usianya masih kecil. Ia belajar menahan lapar, mengendalikan emosi, dan tetap ceria sepanjang hari.
Melalui dialog antara Kak Ulfa dan Gery, cerita disampaikan dengan cara yang ringan dan mudah dipahami. Kak Ulfa menjelaskan bahwa puasa bisa dilatih sejak dini, misalnya dengan puasa setengah hari. Anak-anak pun diajak berbagi pengalaman, siapa yang pernah mencoba puasa, dan arti dari puasa. Interaksi dua arah ini membuat suasana semakin hidup dan anak-anak merasa dilibatkan secara langsung.
Pesan utama yang disampaikan dalam dongeng ini adalah pentingnya niat, kesabaran, dan semangat berbagi. Anak-anak belajar bahwa puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga sikap dan perkataan.
Belajar Angka Bahasa Arab dengan Cara Menyenangkan
Tak hanya mendengarkan cerita, anak-anak juga diajak belajar mengenal angka dalam bahasa Arab. Sesi ini menjadi salah satu bagian paling dinanti karena dikemas secara aktif dan menyenangkan.
Kak Ulfa mengajak anak-anak menghitung bersama dari satu hingga sepuluh dalam bahasa Arab. Setiap angka diucapkan dengan lantang dan diiringi gerakan tangan agar lebih mudah diingat. Anak-anak pun mengikuti dengan penuh percaya diri.
Metode belajar sambil bermain seperti ini terbukti efektif. Anak-anak tidak merasa sedang belajar secara formal, melainkan seperti bermain bersama sahabat. Pengenalan angka bahasa Arab ini juga menjadi bekal awal dalam memperkenalkan nilai-nilai keislaman secara menyenangkan.
Sesi Menyanyi yang Penuh Energi dan Keceriaan
Keceriaan semakin terasa ketika sesi menyanyi bersama dimulai. Lagu-lagu bertema kebaikan dan semangat ibadah dinyanyikan dengan gerakan sederhana yang mudah diikuti anak-anak.
Kak Ulfa memimpin dengan penuh semangat, sementara Gery ikut “bergoyang” mengikuti irama lagu. Anak-anak terlihat bahagia bernyanyi sambil bergerak bersama teman-teman mereka. Suasana ruangan dipenuhi tawa dan tepuk tangan.
Sesi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga melatih koordinasi gerak dan keberanian tampil. Anak-anak belajar bekerja sama, mengikuti instruksi, serta mengekspresikan diri melalui lagu dan gerakan.
Guru-guru yang mendampingi pun turut mengapresiasi kegiatan ini. Mereka melihat secara langsung bagaimana anak-anak terlibat aktif, berani bertanya, dan menunjukkan ekspresi gembira sepanjang acara.
Pembelajaran Karakter melalui Dongeng Interaktif
Dongeng Al Kisah bersama Kak Ulfa membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan dengan cara yang kreatif. Melalui cerita, anak-anak lebih mudah memahami nilai-nilai seperti sabar, jujur, dan tanggung jawab.
Penggunaan boneka Gery menjadi strategi efektif untuk menarik perhatian dan menjaga fokus anak. Interaksi yang terbangun membuat anak tidak cepat bosan dan tetap terlibat hingga akhir acara.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 27 Februari 2027 ini pun ditutup dengan doa bersama. Anak-anak tampak puas dan bahagia. Beberapa di antaranya bahkan masih mengulang angka bahasa Arab yang telah dipelajari.
Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif seperti ini sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan anak usia dini. Anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna.
Bagi para orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi buah hati, memilih lingkungan belajar yang tepat menjadi prioritas utama. Dengan program kreatif seperti Dongeng Al Kisah, suasana belajar yang menyenangkan, dan pendekatan yang ramah anak. Lingkungan sekolah nyaman dan suasana yang friendly tentu menjadi fondasi utama KB TK Islam Al Azhar 56 Malang dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Jangan lewatkan informasi terbaru seputar kegiatan sekolah, PMB, dan prestasi lainnya dengan mengklik berita terkait atau artikel menarik lainnya di website resmi kami : https://tkia56.al-azhar.sch.id/brosur-pmb/
Kunjungi sosial media resmi kita di : https://www.instagram.com/reel/DUsJ49ZEtXN/?utm_source=ig_web_button_native_share&igsh=NTc4MTIwNjQ2YQ%3D%3D








