
Sebagai bagian dari pembelajaran nilai-nilai keagamaan sejak dini, seluruh murid KBTKIA 56 mengikuti kegiatan role play sholat Idul Fitri yang dilaksanakan di lapangan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan tata cara sholat Idul Fitri serta membangun semangat kebersamaan dan keimanan sejak usia dini.
Sejak pagi, para murid sudah datang dengan mengenakan pakaian muslim yang rapi dan bersih. Anak-anak laki-laki mengenakan baju koko dan peci, sementara anak-anak perempuan tampil anggun dengan mukena warna-warni. Mereka terlihat antusias dan penuh semangat untuk mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh guru yang menjelaskan pentingnya sholat Idul Fitri serta makna dari Hari Raya Idul Fitri itu sendiri. Setelah itu, para murid dipandu untuk melakukan takbiran bersama, menciptakan suasana khas malam takbiran yang penuh suka cita.
Selanjutnya, kegiatan utama dimulai, yaitu simulasi sholat Idul Fitri. Dipandu oleh seorang guru yang bertindak sebagai imam, para murid berbaris rapi dan mengikuti tata cara sholat Idul Fitri sesuai dengan sunnah, yaitu:
1. Niat dan Takbiratul Ihram
2. Takbir tambahan sebanyak tujuh kali di rakaat pertama
3. Bacaan Al-Fatihah dan surah pendek
4. Rukuk, sujud, dan duduk di antara dua sujud
5. Takbir tambahan sebanyak lima kali di rakaat kedua
6. Tahiyat akhir dan salam
Setelah sholat, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi khutbah Idul Fitri, di mana salah satu guru menyampaikan khutbah singkat tentang pentingnya bersyukur dan saling memaafkan di Hari Raya.
Sebagai penutup, seluruh murid saling bersalaman dengan guru dan teman-temannya, meniru tradisi halal bihalal yang biasa dilakukan setelah sholat Idul Fitri.
Melalui kegiatan role play ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang tata cara sholat Idul Fitri, tetapi juga memahami makna Hari Raya sebagai momen kebersamaan dan kebahagiaan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam perjalanan spiritualnya di masa depan.

